Hari ketiga menjadi diri baru

 kini, aku sendiri. dan, harus bisa menerima. dan, terbiasa. 


aku bisa menyimpulkan sekarang, bahwa yang kita butuhkan adalah orang-orang yang mau menetap bersama kita dalam hal apapun. aku adalah nahkoda yang sedang berlayar. kapalku sangat sederhana. dilautan lepas ini, saat kita berlayar, akan banyak pesiar yang megah lalu lalang. terserah kau mau tertarik atau tidak untuk pindah ke pesiar, atau menetap dikapalku. tapi aku pastikan, dikapal yang sederhana ini, tidak akan pernah kau temukan pengkhianatan. 


aku adalah nahkoda tanpa banyak keinginan. bagiku, keinginan adalah neraka terburuk di dunia ini setelah penyesalan.aku tidak mau berlian, aku tidak mau perempuan cantik. ada banyak wanita cantik dan baik diluar sana, tapi siapa saja yang mau menetap bersamaku, tidak akan aku tinggalkan seburuk apapun dia. 


orang yang mau menetap bersamaku, setia disisiku, apabila aku meninggalkan, itu adalah hal terburuk seumur hidupku. aku bagaikan membuang berlian. sangat susah mencari orang yang mau setia dan menetap. sehingga, tidak akan pernah aku lakukan untuk meninggalkan orang itu. itu janjiku. nahkoda yang tangguh dilautan, dipegang pada janjinya. 



"Perempuan dan keinginan, adalah neraka terburuk bagi dunia setelah penyesalan. Jangan pernah mencari yang sempurna, cukup cari yang mau menetap."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

hari pertama menjadi diri baru

belum siap